Materi  

Amalkan Dua Surat Al-Qur’an Ini Jika Ingin Semua Masalah Terselesaikan, Hutang Lunas dan Melapangkan Rizki

Surat Al-Insyirah dan Adh-Dhuha
Surat Al-Insyirah dan Adh-Dhuha

Tutwuri.id – Ada dua surat dalam Al-Qur’an yang diyakini jika diamalkan akan dapat menyelesaikan masalah termasuk juga dapat menjadi wasilah lunas hutang dan dapat melapangkan rizki dalam kehidupan.

Dua surat tersebut adalah surat Al-Insyirah dan surat Adh-Dhuha. Dan berikut ini adalah bacaan Arab, latin dan terjemahan surat yang bisa membantu Anda membacanya.

Baca juga: Do’a Akhir dan Awal Tahun Hijriyah: Arab, Latin Beserta Terjemahannya

Surat Al-Insyirah

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

Arab-Latin: a lam nasyraḥ laka ṣadrak

Artinya: 1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa waḍa’nā ‘angka wizrak

2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,

ٱلَّذِىٓ أَنقَضَ ظَهْرَكَ

allażī angqaḍa ẓahrak

3. yang memberatkan punggungmu?

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ

wa rafa’nā laka żikrak

4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,

فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

fa inna ma’al-‘usri yusrā

5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

إِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

inna ma’al-‘usri yusrā

6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ

fa iżā faragta fanṣab

7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَب

wa ilā rabbika fargab

8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Surat Adh-Dhuha

وَٱلضُّحَىٰ

Arab-Latin: waḍ-ḍuḥā

Artinya: 1. Demi waktu matahari sepenggalahan naik,

وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ

wal-laili iżā sajā

2. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

mā wadda’aka rabbuka wa mā qalā

3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu.

وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ

wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ụlā

4. Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ

wa lasaufa yu’ṭīka rabbuka fa tarḍā

5. Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.

أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ

a lam yajidka yatīman fa āwā

6. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

وَوَجَدَكَ ضَآلًّا فَهَدَىٰ

wa wajadaka ḍāllan fa hadā

7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.

وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَأَغْنَىٰ

wa wajadaka ‘ā`ilan fa agnā

8. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

fa ammal-yatīma fa lā taq-har

9. Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.

وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ

wa ammas-sā`ila fa lā tan-har

10. Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

Arab-Latin: wa ammā bini’mati rabbika fa ḥaddiṡ

Artinya: 11. Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.

Tinggalkan Balasan